11.30.2015
0 comment

Dimensi Foto

DIMENSI FOTO, Sering dengar istilah ini? Sering dengar, tapi masih belum begitu paham? OK mari kita bahas soal ini. Dimensi termasuk salah satu kaidah berkomposisi, salah satu teknis kreatif untuk memperindah foto. Pengertian dimensi adalah kesan ruang atau kedalaman gambar (subyek foto), sehingga foto tidak terasa flat (rata). Ini salah satu yang membuat foto terasa hidup, lebih nyata, sehingga secara kualitas foto berdimensi lebih kuat dan menarik dibanding yang flat. Untuk lebih memahami dimensi, bayangkan perbandingan antara potongan kertas craft yang ditempel di buku gambar dan yang dibentuk menjadi bunga atau burung tiga dimensi. Yang tempelan sebagus apapun penyusunannya tetap datar, terkesan mati. Sedangkan yang tiga dimensi lebih menguasai ruang, lebih hidup, lebih nyata. Nah, bagaimana menciptakan kesan dimensi dalam foto, silahkan simak uraian berikut ini. Ada 3 macam teknis menciptakan dimensi:

1. Menciptakan bayangan subyek
Elemen bayangan memberi kesan kedalaman subyek foto. Bayangan memberi gambaran tentang tinggi/panjang sebuah benda, dalamnya lekuk-lekuk bentuk benda, kasarnya tekstur permukaan, mancungnya hidung, tembemnya pipi dst. Bayangan dibentuk dengan penyinaran menyamping, TIDAK satu titik dengan angle kamera seperti flash yang menempel di hotshoe. Foto di bawah ini memanfaatkan sinar yang datang dari jendela dan pintu terbuka.

contoh foto : 

ini contoh foto flat:

Bandingkan dengan ini dimensinya :

Ini contoh bayangan yang halus :

(kalau gak ada bayangan kacamata itu kesannya cuma menempel)


2. GARIS PERSPEKTIF, BOLEH DARI SUBYEK UTAMA ATAU SUBYEK PENDUKUNG
Garis perspektif cendrung membawa mata menuju kedalaman ruang...

Contoh :

(frame kayu di foto ini, juga arah keledai yg diagonal sama2 membentuk persfektif)

Perspektif Kursi :

Contoh Lagi :

(WALAUPUN KECIL PERSFEKTIF QURAN DI FOTO INI TERASA (krn gak crowded)
ADANYA RUANG KOSONG DAPAT MEMBENTUK GARIS IMAJINASI KE ARAH BENDA)


3. KOMPOSISI SUBYEK BERLAPIS

3A. Dengan Depht Of Field (DOF) pendek menyebabkan subyek pendukung out of fokus (blur). Adanya perbedaan antara subyek yang tajam dan yang blur dengan sendirinya mengesankan perbedaan ruang, mengesankan kedalaman.

Contoh : 

3B. Perbedaan intensitas cahaya subyek-subyek, baik secara gradual atau tegas

Contoh Kasus : 


(Perhatikan garis melintang frame subyek keyboard membentuk lapisan pertama, frame jendela lapisan ke dua, subyek gitar lapis ketiga, dinding balkon lapis keempat)


3C. GARIS-GARIS TEGAS YANG MENCIPTAKAN LAPISAN DIMENSI

Contoh Kasus : 


***
Cahaya alami seringkali menunjukkan efek dimensi yang indah. Contoh di foto ini, semua subyek foto (gelap, terang, cahaya jendela dan refleksi di lantai dan tembok) membentuk pola dimensi yang jarang bisa kita buat secara sadar. Tuhan memang Maha Estetis..


Link Source : https://www.facebook.com/notes/kofipon-komunitas-fotografi-ponsel/dimensi-foto-oleh-oom-krus-haryanto/270756469690575

- Credit : Krus Haryanto - 

0 comment:

Posting Komentar

 
Toggle Footer
Top