Wawancara dengan TNOL

Catatan ini berdasarkan hasil wawancara antara Novri Yadi , wartawan TNOL.co.id dengan Beni S. Toni  di Jakarta pada Juli 2011 yang dimuat di situs "TNOL Portalnya Komunitas" .

Siapa bilang keterbatasan alat selalu menjadi penghambat bagi seseorang untuk berkarya atau berkreasi? Soalnya, kalau kita memang memiliki niat yang kuat dan juga mau berusaha dengan maksimal, maka apa pun yang kita kerjakan pasti akan menghasilkan suatu karya yang patut dibanggakan. Begitu juga dalam memotret. Walaupun cuma pakai kamera hp, tapi kalau kita memang melakukannya dengan penuh minat, kita pasti akan bisa menghasilkan karya yang bernilai seni yang tinggi.

Jadi, kalau Anda ingin menekuni hobi fotografi, harap diingat bahwa belajar fotografi itu ternyata tidak harus memiliki peralatan yang serba mahal. Tidak perlu memiliki kamera SLR (Single Lens Reflex), flash ataupun seperangkat lensa-lensa yang panjang dan besar. Sebab ternyata, kita juga bisa menghasilkan sebuah karya foto yang menarik, meski dengan alat fotografi yang seadanya.

Contoh nyata dari hal itu adalah apa yang telah dilakukan oleh Komunitas Fotografi Ponsel (Kofipon), kendati mereka tidak memiliki kamera SLR serta perangkatan pendukung lainnya, toh mereka tetap bisa berkarya dan menghasilkan foto-foto yang patut diacungi jempol.

“Sebenarnya, kunci mempelajari fotografi bukan tergantung pada alat, tetapi tergantung pada bagaimana kita bisa menciptakan komposisi gambar yang bagus,” jelas Beni Sjamsuddin Toni, pendiri Kofipon.

Komunitas ini berdiri pada tahun 2009. Saat itu, Beni yang kebetulan memiliki hobi fotografi, ternyata harus menerima kenyataan bahwa dirinya belum bisa memiliki kamera SLR, kamera yang umum digunakan oleh fotografer profesional. Tidak berputus asa, ia pun nekad menggunakan kamera handphone untuk menyalurkan hobi “jeprat-jepret”nya itu. “Setelah dicoba, ternyata hasilnya cukup bagus,” kata Beni.

Akhirnya, pada tanggal 17 Maret 2009, ia pun mencoba membentuk sebuah komunitas  fotografi handphone melalui situs jejaring sosial ternama. Ternyata peminatnya cukup banyak. Buktinya, saat ini jumlah orang yang bergabung dengan Kofipon sampai dengan saat ini  tercatat sudah mencapai 1.240. Tidak hanya itu, Kofipon pun saat ini telah memiliki tiga cabang di Indonesia yakni di Medan, Pekanbaru dan Semarang.

“Alasan saya membentuk komunitas ini, adalah untuk mewadahi orang-orang yang ingin belajar fotografi namun belum memiliki peralatannya,” jelas Beni.

Menurut Beni, menggunakan kamera ponsel ternyata memiliki banyak keuntungan, selain lebih murah, ternyata menggunakan kamera ponsel lebih praktis dan simpel, berbeda jika menggunakan kamera SLR yang dinilai lebih berat dan memakan tempat.

”Pokoknya kalau menggunakan kamera handpone kita tidak akan kehilangan moment,” jelas Beni.

Namun diakui Beni, menggunakan kamera handphone memang memiliki kekurangan, selain kurang sensitif terhadap cahaya, kamera handphone juga masih banyak yang memiliki pixel yang rendah.

“Tetapi walaupun memiliki kekurangan, justru membuat kami menjadi kreatif untuk menyiasatinya,” kata Beni.

Pojok Ngobrol

daftar isi

Aturan KoFiPon®

 

ATURAN FOTO :
  1. Foto yang diupload harus asli karya sendiri. Bisa juga mengupload foto karya orang lain tapi dicantumin sumbernya dan niatnya hanya sekedar sebagai media pembelajaran buat teman-teman semua.
  2. Bila mengupload foto yang bukan karya aslinya dan mengaku bahwa foto tersebut adalah hasil karyanya maka kita akan menegur terlebih dahulu tapi jika diulangi lagi maka kita akan mengeluarkan yang bersangkutan dari grup ini.
  3. Tipe ponselnya wajib dicantumkan,foto harus dari hasil jepretan camera Ponsel bukan dari camdig, DSLR, pocket,Tablet dll
  4. Judul dan lokasi penting untuk dicantumkan.
  5. Bebas mengupload foto jenis apa saja yang penting tidak menyinggung unsur SARA, Pornografi dan Provokatif dan Sarkasme
  6. Setiap foto yang diupload, silahkan masukkan di album yang sudah tersedia sesuai dengan tema foto masing-masing. Jika belum ada albumnya silahkan bikin album sendiri saja dulu nanti dikoreksi terkait namanya. Bagi teman-teman yang tidak bisa mengupload lewat album tidak menjadi masalah, lewat dinding grup saja juga ok.
  7. Editing sebatas watermark, resize, cropping (tidak lebih 30% dari foto asli), contrast, brightness, dodging, dan burning (levelnya jangan over agar kenaturalan fotonya tetap terjaga).
  8. Tidak diperkenankan menaikkan foto dengan kata/komen “ UP “, “.”, “SUNDUL” dan
    sejenisnya, yang HANYA bertujuan untuk menaikkan saja dan bukan berupa bentuk
    apresiasi/koreksi/evaluasi.
  9. Penggunaan Effect Photo, seperti HDR, Infra Red, B/W dan effect lainnya masih diperbolehkan, selama tidak melakukan rekayasa digital  (menghilangkan atau menambah object pada foto). Pengolahan Photo secara Digital yang tidak diperkenankan, di jelaskan pada point2 di bawah ini :
 
  • 9A- Montage, Penggabungan 2 atau lebih gambar secara digital menjadi satu foto yg lain, berbeda dari situasi pada sesibpemotretan
  • 9B- Digital inserted object Penambahan obyek atau efek (light flare, artificial nature object spt: sun, moon, stars, aurora, mists, dll) Yang tidak terdapat dlm situasi nyata
  • 9C- Alienating,  Edit yang mengaburkan foto awal menjadi satu foto yg jauh berbeda, baik bentuk, tekstur, warna, komposisi, keseluruhan elemen.
  • 9D- Mirorring/Refleksi secara digital.
  • 9E- Clone Stamp.Untuk menghindari penggunaan Clone Stamp, pastikan anda sudah mengisolasi object yang akan anda potret sebaik mungkin.penggunaan Clone Stamp akan berpengarh terhadap Originalitas Photo anda

10. Menuliskan kata "edit" jika fotonya diedit sesuai ketentuan no. 7 dan 9 dan "no edit" jika tanpa editan, serta menyertakan nama aplikasi yang dipakai untuk mengedit fotonya tersebut.

11. Jika ingin mengomentari sebuah foto, gunakanlah kata-kata yang sopan dan lebih banyak memberi masukan yang positif demi peningkatan kualitas foto yang dihasilkan.

ATURAN NON FOTO :
  • Segala bentuk IKLAN/PROMO DILARANG untuk di posting di HALAMAN KoFiPon, terkecuali jika terkait dengan Sponsorship kepada KoFiPon dan sesuai dengan perjanjian yang di buat dengan Administrator KoFiPon

Peraturan ini dibuat bukan untuk membatasi kreatifitas anda dalam memotret, melainkan hanya untuk lebih memfokuskan kepada pembelajaran Teknik Memotret itu sendiri, ketimbang pembelajaran PENGGUNAAN EFFECT

Jangan malu untuk mengupload foto karena kita semua disini tidak ada yang hebat dan bodoh, kita semua sama-sama belajar guna memperdalam kemampuan kita dalam dunia fotografi ponsel.



Jogja, 6 Februari 2012.
Oleh Beni Sjamsuddin Toni pada 6 Februari 2012 pukul 15:09